Hal yang Harus Diperhatikan Akibat Perubahan Pola Perjalanan Wisata


Woman,With,Luggage,Stands,At,Almost,Empty,Check-in,Counters,At

Pandemi COVID-19 telah mengubah pola bisnis di berbagai sektor, terutama pada industri pariwisata sebagai salah satu sektor yang paling terkena dampak. Pola perjalanan wisata di Indonesia mengalami perubahan seiring dengan bergesernya pola hidup masyarakat sejak pandemi. Terlebih saat ini aktivitas pariwisata telah berangsur pulih dan masyarakat mulai kembali meramaikan aktivitas pariwisata, baik domestik maupun internasional.


Namun, minat pelaku perjalanan wisata tidak sebanding dengan jumlah armada pesawat yang beroperasi. Selama dua tahun terakhir, akibat pandemi, sejumlah maskapai melakukan penghematan dengan mengurangi operasional pesawat. Tidak sedikit jumlah pesawat yang sudah dikembalikan ke pihak lessor. Hal ini menyebabkan keterbatasan ketersediaan kursi bagi penumpang yang berakibat juga pada kenaikan harga tiket pesawat.


Di samping itu kenaikan harga pesawat juga disebabkan oleh kenaikan harga bahan bakar avtur. Terlebih saat ini untuk kenaikan harga bahan bakar akan dibebankan kepada konsumen. Tidak hanya itu, biaya airport tax juga mengalami pengingkatan. Sehingga masyarakat benar-benar harus bersiap menghadapi perubahan dan adaptasi kondisi pandemi ini.


Selain itu, perubahan yang terjadi akibat pandemi juga mempengaruhi proses kepengurusan visa di kedutaan yang membutuhkan durasi lebih lama. Peningkatan jumlah permintaan pembuatan visa di kedutaan setelah dibuka kembali perbatasan di berbagai negara mengakibatkan proses pengurusan visa membutuhkan waktu yang lebih lama dibandingkan dengan saat sebelum pandemi, terutama ke destinasi Amerika, Australia, dan Eropa. Tiap kedutaan membutuhkan waktu yang berbeda-beda.




Eiffel Tower - Dokumentasi Golden Rama Golden Rama - Eiffel Tower - sharegoldenmoments


Di sinilah agen wisata memegang peranan yang signifikan. Agen wisata seperti Golden Rama bisa membantu konsumen mendapat informasi terkini terkait dengan durasi kepengurusan visa sesuai dengan kebijakan masing-masing kedutaan serta informasi seputar promo tiket penerbangan yang tersedia sehingga mendapatkan penawaran terbaik.


Menganggapi hal tersebut, Golden Rama melakukan upaya peningkatan layanan yang dikemas dalam sebuah kampanye berupa ajakan “Booking jauh-jauh hari, bikin tenang di hati”. Melalui kampanye tersebut, Golden Rama Tours & Travel ingin mengedukasi masyarakat agar melakukan perencanaan liburan dengan matang, termasuk mengurus dokumen, memesan tiket pesawat, akomodasi, dan tour wisata jauh lebih awal, minimal 3 bulan sebelum waktu keberangkatan.




Bicester Village - UK Bicester Village - shutterstock


Hal ini juga diaplikasikan pada portfolio produk tour internasional yang dihadirkan Golden Rama. Sejumlah tour dengan pilihan ke berbagai destinasi ternama untuk keberangkatan hingga bulan Desember sudah dapat dipesan dari bulan ini. Salah satu produk andalan yang ditawarkan Golden Rama adalah Super Sale England Scotland & Bicester Village Outlet, di mana dengan harga mulai 30 jutaan wisatawan dapat mengunjungi  beragam tempat menarik di Inggris dan Skotlandia, seperti Stadion Old Trafford, Danau Lochness, Urquhart Castle, dan juga Bicester Village.


Jadikan Golden Rama Tours & Travel pintu gerbang Anda menuju destinasi yang luar biasa.