Brussels: Tempat Menarik untuk Bersinggah


Brussels yang telah menjadi Ibu Kota dari negara Belgia, menawarkan aristektur nouveau, chocolatiers, pasar loak, fashion dan juga akomodasi makanan. Berikut ini adalah sepuluh tempat yang patut untuk dikunjungi pada saat di persinggahan.


Art Nouveau

Art-Nouveau
Kota Brussels sering digambarkan sebagai art nouveau dunia. Empat townhouse yang ada di kota ini, yang dibuat oleh arsitek Victor Horta telah diberikan status sebagai Warisan Dunia UNESCO, yang salah satunya adalah rumah keluarga Horta dan studio dengan interior mewah flamboyannya, yang sekarang telah menjadi museum. Pada saat Anda berjalan di sekitar tempat ini, Anda akan melihat harta karun seni nouveau lainnnya seperti Avenue Paul Dejaer dan Avenue Brugmann. Museum tempat alat musik ini bertempat di sebuah tempat yang dulunya adalah pasar swalayan. Selain design yang rumit, museum ini sendiri sangat menyenangkan bahkan bagi Anda yang tidak tahu banyak tentang musik. Pemandangan pada kafe yang berada di atap ini sangat indah, sampai-sampai menghilangkan gagasan apapun mengenai pemandangan Belgia yang cukup datar.


Chocolate

Chocolate
Selain dengan bir dan moules-frites (kerang dan kentang goreng), coklat pun adalah salah satu makanan nasional di Belgia. Banyak sekali toko-toko cokelat di setiap blok jalan, tetapi cokelat yang berbeda dengan lainnya yaitu cokelat dari Laurent Gerbaud. Jika Anda berkunjung ke negara ini, rasakanlah cokelat panas lezat diluar dari ekspektasi Anda di toko daerah Rue Ravenstein, selain itu cobalah cokelat truffle didampingi dengan praline ataupun cumquates yang dilumuri dengan dark chocolate.


Pasar Loak (Flea Markets)

Flea MarketsPenduduk di Belgia sangat mencintai barang bekas, dan salah satu pasar loak yang buka setiap hari sepanjang tahun yaitu di du Jeu de Balle, yang buka dari jam 6 pagi sampai jam 3 siang pada akhir pekan. Tempat jualan ini sungguh besar dan cukup terlihat kacau, karena memang barang-barang yang tersedia sangat menumpuk dari pakaian vintage, bed cover yang berseni, dan juga batu kristal untuk cadangan lampu gantung pada rumah. Dijalan-jalan termasuk lingkungan Rue Blaes dan Rue Haute, dikemas dengan toko antik dengan banyak barang disekitarnya.


Van Buuren Museum

Van Buuren Museum
Kolektor seni oleh David van Buuren, yang adalah seorang pekerja bank, bersama istrinya, Alice, benar-benar mempunyai hubungan baik, sampai-sampai dapat mengundang tamu seperti Christian Dior dan Queen Elisabeth dari Belgia untuk makan malam bersama mereka. Tetapi yang mengejutkannya adalah pasangan ini sangat rendah hati. Rumah mereka yang dibangun dari tahun 1920an, dan terlihat sangat nyaman karena taman yang terlihat sangat luar biasa ini, dirancang dan perlengkapan rumahnya itu sendiri adalah pilihan khusus. Yang pada akhirnya, diwariskan sebagai museum oleh Alice van Buuren pada tahun 1970an. Rumah ini tampak seolah-olah adalah rumah pasangan baru.


Cafe Des Spores

Cafe Des Spores
Tempat makan ini adalah surga bagi semua pecinta jamur. Restoran ini sungguh menggunakan bahan baku jamur dalam segala bentuk makanan yang tersedia, dari makanan pembuka, makanan utama hingga makanan penutup yang mungkin seharusnya adalah seperti tiramisu dan cepes. Chef Nicolas Scheidt, yang bekerja di Jamie Oliver’s Fifteen di London, adalah salah satu penemuan yang mengagumkan. Jika jamur adalah bukan makanan favorit Anda, Anda bisa juga dapat berkunjung ke adik restorannya yaitu La Buvette, yang adalah toko mantan tukang daging di sebelah jalan lingkungan yang artistik ini. Menu yang disediakan di tempat ini bisa menjadi menu keajaiban bagi orang lokal dengan bahan-bahan yang terjangkau.


Pantone Hotel

Pantone Hotel
Jika Anda berkesempatan berkunjung ke Hotel Pantone ini, pasti Anda berpikir akan ketidak senadaan dalam warna yang terdapat pada lokasi hotel ini. Hotel ini termasuk dalam lokasi yang dekat dengan tempat belanja Avenue Louise dan dekat juga dengan wilayah mahasiswa dari Parvis de Saint-Gilles yang membuat wilayah sekitarnya lebih hidup. Seperti arti dari nama hotel ini, yaitu semua tentang warna, jadi di setiap lantai pada hotel ini mempunyai warna yang berbeda; karya seni warna di setiap kamar bahkan juga shampoo, shower gel dan kertas toilet dan gula sachet berwarna warni. Hotel ini mempunyai nilai cukup baik dan yang spesial adalah pada beberapa kamar di hotel ini terdapat dua balkon dengan pemandangan 360 derajat.


Fashion

Antwepen mungkin menjadi salah satu pusat mode di Belgia, tetapi jika Anda tidak dapat mengunjungi tempat tersebut, Anda bisa langsung mengunjungi tempat yang bernama Stijl. Toko ini adalah toko one-stop-store, jadi di dalamnya Anda akan menemukan semua barang seperti Dries Van Noten, ann Demeulemeester dan Veronique Branquinho serta nama-nama lokal lainnya yang kurang dikenal. Di dekat tempat ini juga ada Reu des Chartreux yang adalah tempat fashion dan vintage – Gabriele Vintage, Brocéliande and Hunting and Collecting yang sangatlah baik.


Musée Magritte

Musée Magritte
Tampak cocok bahwa pintu masuk ke sebuah museum yang ditujukan ini ke surrealis Belgia René Magritte sebenarnya tidak seluruhnya nyata. Gedung ini dulunya adalah sebuah hotel pada tahun 2009. Tiga lantai yang sungguh mempunyai suasana Magnitte’s life dan pekerjaan lukisan, gambar, patung, poster iklan, foto, surat dan film. Gedung yang sebenarnya toko ini adalah tempat yang sangat bagus untuk mencari souvenir yang berarteristik.


Ghent

Ghent
Setengah jam perjalanan dari pusat kota Brussels dengan kereta api, Anda akan menemukan kota Ghent yang ada pada sisi jalan. Disini Anda dapat melihat pameran tingkat pertama dair desain abad yang ke-20 di Museum Desain ini.